Forum Download app Gifts
10.86% cinta si gadis miskin / Chapter 5: IDIOT( 2 )

Read cinta si gadis miskin - Chapter 5 online

Chapter 5: IDIOT( 2 )

Perjalanan menuju kampus...

sebuah pesan masuk terlihat di pemberitahuan di ponsel wika,

segera membaca dan memcari tau isinya,

dari nomor yang tak di kenal.

"Maaf jika perilaku tak sesuai dengan yang kau harapkan,

jujur.....aku bingung harus memulai dari mana,itu semua begitu tiba tiba begitu singkat hingga aku tak sadar kapan tepatnya aku menyimpan ini semua,

wika....maafkan aku di hari pertama kita bertemu,

temui aku ditempat pertama kali kita bertemu

aku ingin mengatakan sesuatu padamu.

aku akan menunggu sampai kau datang.

ZACKY"

Wajah wika terlihat kesal,mengerutu di dalam hati,Zacky semakin kelihatan idiot dimata wika, seenak jidatnya memerintah orang,pakai kata maaf untuk di jadikan alasan.Wika tidak berniat menemuinya,

sedikitpun wika tak pernah memikirkan tentang pesan zacky.

Di lapangan basket....

Zacky masih menunggu kedatangan wika.

keyakinannya begitu besar,dia berfikir bahwa hari ini adalah saat yang tepat untuk mengungkapkan perasaan di hatinya, karena selama ini begitu banyak wanita yang ingin jadi kekasihnya,

sedikitpun tidak terfikir di benaknya atas penolakan wika,

Matanya memandang lurus ke depan masih membayangkan ketika pertama kali bertemu dan melihat wajah wika,

tak pernah dia merasakan perasaan yang begitu aneh selama ini,

zacky dikenal sebagai cowok paling cool,di kampus bahkan sejagad raya ini,belum ada wanita yang bisa meluluhkan hatinya,padahal beberapa anak pemilik saham di kampus ini sering mengajaknya berkencan,namun tak satupun yang digubrisnya.

Hari ini Zacky sengaja tak masuk kelas,bahkan jika setiap hari jika tak terpaksa zacky menginginkan tak masuk kelas,

dia masih menunggu dengan tenang,masih dengan keyakinannya.

6jam sudah Zacky menunggu .....

tak ada tanda tanda kedatangan wika,

zacky meraih ponselnya dan segera menuliskan pesan untuk wika.

"baiklah aku kasih kesempatan padamu untuk berfikir

mungkin hari ini kau tak bisa menemuiku,

tetaplah tersenyum,karena aku suka lesung di pipimu"

pesan masuk di ponsel wika,menunjukan satu nama disana"idiot".

ya ...wika menyimpan nomor ponsel Zacky dengan nama kontak idiot.

Wika menggelengkan kepala tanda tak senang,dia berfikir zacky benat benar idiot,

6 jam sudah menunggu dan berfikir bahwa wika butuh kesempatan darinya,ini benar benar lelucon yang menjijikan.wika mengrenyitkan keningnya,manusia dari planet mana dia tanyanya dalam hati.

wika berniat membalas pesan dari zacky tapi segera mengurungkannya,dia berfikir jika dia tak memperdulikannya mungkin zacky akan sadar bahwa wika tak perduli dengannya sedikitpun.

wika memutuskan untuk segera pulang karena kelas telah selesai,pinkan telah menunggunya di parkiran.sekiar sepuluh langkah dari tempatnya berdiri ponselnya berbunyi lagi,pesan masuk dari idiot.

"diammu membuatku semakin yakin dengan perasaan ini,kau adalah gadis terpilih untukku"

wajah wika menjadi merah menunjukkan betapa marahnya dia,dia tak habis fikir tentang idiotnya zacky,

apa sebenarnya yang ada di kepalanya,

mengapa dia begitu yakin dengan kata-kata yg tak jelas itu,

kali ini wika membalas pesan zacky

"idiot"

semenit kemudian zacky juga membalasnya

"terimakasih panggilan sayangnya

walaupun untuk orang lain itu aneh,tapi aku bahagia dengan panggilan itu"

kepala wika serasa ingin meledak membaca balasan pesan dr zacky....

ponselnya menunjukan 1 panggilan dari pinkan...

"kamu dimana tuan putri?"tanya pinkan

"huft...wika menarik nafas dalam sebelum menjawab pertanyaan pinkan.

"aku segera kesana"sambil berjalan tanpa memperdulikan pesan dari zacky.

Di mobil sudah ada aldi dan pinkan,

"ngapai dia disini"wika terlihat tidak senang melihat aldi.

"dia ikut kerumah,mau ngobrol sama mama"pinkan menjelaskan sambil tersenyum centil.

ketiganya masuk ke mobil.

"woy.....tunggu"teriak joy didepan mobil pinkan,

"aku ikut...."sambil membuka pintu mobil dan menyuruh wika menggeser posisi duduknya.

spontan wika menggeser dengan wajah cemberut.

"kalian ke lapangan basket,disana supir kalian berada"wika ngomel..

ketiganya menoleh kearah wika.

"supir?"tanya pinkan heran

"mereka berdua nebeng karena zacky ada di lapangan basket"wika menunjukan kekesalnya.

"kamu tau segalanya tentang zacky ya,

kamu diem-diem perduli padanya ya

atau kamu sudah....."sebelum aldi memyelesaikan kata-katanya wika segera memotong

"jangan sembarangan deh,kalian berdua segera temui si idiot itu,dan tanya apa yang terjadi dengan kepalanya"

"oiiiii.....kau putri tidur itu kan,,,,,

wah ternyata kamu cantik sekali kalau sudah bangun ya"seru joy....

"diammm...."bentak wika.

sontak ketiganya kaget....

"cepat kalian bersua keluar dari mobil dan temui idiot itu,karena aku gak jamin dgn isi kepalanya"kata-kata mengerikan keluar dari mulut wika membuat aldi dan joy berfikir bahwa wika sudah berbuat sesuatu terhadap zacky,keduanya keluar dari mobil dan segera berlari menuju lapangan basket.

"kita pulang "wika merengek kepada pinkan yang masih bingung.mereka berdua kemudian pindah posisi duduk.

"nanti aku jelasin"kata wika dengan wajah ngambek.

pinkan menurut saja,

ditengah perjalanan pinkan menagih janji wika untuk penjelasan tentang yang terjadi.

wika menceritakan semua dari awal dan menunjukan semua pesan -pesan dari zacky.

Ketawa pinkan meledak,,,,,,

dia tak menyangka kalu zacky sekarang benar-benar menjadi seorang idiot.sementara itu wajah wika keliatan semakin kesal,

"gak lucu"bibir wika cemberut,

pinkan semakin terbahak bahak sampai terbatuk batuk.

Kemudian pinkan meraih ponselnya dan menelepon Aldi,untuk memyakan kabar zacky...

"halo sayang"sahut Aldi

"gimana Zacky?"pinkan semakin penasaran.

"Dia keliatan aneh sayang....

senyum -senyum sendiri gak jelas

sepertinya apa yang wika katakan itu benar"bisik Aldi dari ponselnya.

Wika tak bisa menahan tawanya....

"hahahahahhahhahahah"

kemudian menutup teleponnya.

Aldi yang bersama Zacky dan joy semakin bingung mendengar reaksi pinkan,

"Apa sebenarnya yang terjadi"

ponselnya bergetar 1pesan masuk dari pinkan....

"yang....ketemuan di kafe ajak zacky bilang padanya aku bersama wika"

Aldi semakin bingung namun dia tetap membalas pesan pinkan

"ok"...

"Zack....kita ke kafe pinkan dan wika sudah menunggu"ajak Aldi tak yakin.

"Aku tau dia pasti menggunakan kesempatan dengan baik,

ok...jangan buang waktu"Zacky berlari menuju tempat parkir mobil.

Zoy dan Aldi memyusul dwngan wajah bingung.

mereka berdua tak pernah melihat sahabatnya bertingkah se aneh ini,dari tadi tersenyum dan banyak bicara,

berbeda dengam Zacky yang biasanya...

pendiam dan dingin.walaupun tetap sahabat yang baik.


next chapter
Load failed, please RETRY

Privileged

More Privileged Chapters

Download the app and become a privileged reader today! Come take a sneak peek at our author's stockpiled chapters!

Download

Table of Contents

Display Options

Background

Font

Size

Chapter comments

Write a review Reading Status: C5
Fail to post. Please try again
  • Writing Quality
  • Stability of Updates
  • Story Development
  • Character Design
  • World Background

The total score 0.0

Review posted successfully! Read more reviews
Send Gifts
Gifted
Thank you for your generous gift.

Cost Coin to skip ad

You can get it from the following sources

  1. 1. Daily check-in
  2. 2. Invite friends invite now >
  3. 3. Vote for new stories Vote >
learn more >
Vote with Power Stone
Rank NO.-- Power Ranking
Stone -- Power Stone
Report inappropriate content
error Tip

Report abuse

Paragraph comments

login
Report inappropriate content
error Tip

Get More Coins

Please switch to the pop-up to complete the payment.

Earn Rewards Earn Rewards

Earn rewards

by completing the missions

Complete daily missions to get rewards.

Learn more about the rules
  • 1. Reward frequency has been adjusted! Receive a reward once you complete two minutes of reading!
  • 2. Rewards adjusted! Earn points reading to exchange for Amazon Gift Cards! Coins that never expire! More rewards to come!(The above rewards are only available on the app.)

This's an experimental test for reading assistance in case.

We highly recommend you to enjoy the beauty of the original words.