Forum Download app Gifts
50% EVELYN sang penakluk kejahatan / Chapter 4: kekuatan tak terduga

kekuatan tak terduga - EVELYN sang penakluk kejahatan - Chapter 4 by GeloraRasa full book limited free

Chapter 4: kekuatan tak terduga

Monster paling besar seperti ulat namun bisa terbang meluncur dari atas menuju pada Evelyn yang ada di bawahnya, ia membuka mulutnya lebar-lebar nampak gigi-gigi tajam yang besar, siap melahap Evelyn sekaligus.

Ia melahap Evelyn sembari menembus tanah, Evelyn seakan benar-benar hilang di lahap ulat besar tadi.

Bumi bergetar seperti ada gempa, dari dalam bumi muncul kembali monster yang melahap Evelyn.

Ia menggerakkan mulutnya seperti gerakan yang sedang makan.

Semua monster berteriak kegirangan,

"Wanita itu sudah menjadi makanan yang lezat. Hahaha"

Tapi monster itu berteriak sejadi-jadinya, merasakan sakit di rongga perut panjangnya.

Pandangannya ke atas dengan mulut menganga. Dari mulutnya memancarkan cahaya. Dan...

"Duaarr .."

Monster itu hancur berkeping keping, nampak Evelyn berdiri persis di mana tempat monster itu meledak ia membersihkan badan dengan tangannya.

"Ha.. bau sekali monster itu."

Semua monster yang tersisa semakin takut.

Tak menyangka dengan kejadian ini, sang panglima Dogo pun turun tangan, namun sebelumnya ia di peringatkan oleh penyihir Pigo agar tidak bertindak gegabah. Wanita itu lebih kuat daripada sebelumnya.

Lebih baik mencari cara lain untuk mengalahkannya.

Sang panglima tidak menggubris perkataan Pigo, ia langsung turun tangan menghadapi Evelyn.

Dogo berteleportasi sekejap mata ia berada di belakang Evelyn hendak memukul kepalanya.

Evelyn cepat menyadari hal itu.

Ia pun dapat berteleportasi menghindari serangan.

Mata sang panglima Dogo terbelalak tak percaya bahwa Evelyn bisa menghindari serangannya.

Alhasil ia hanya memukul angin.

Keadaan pun terbalik Evelyn sudah bersiap meninju dari belakang,

"Dugg..!!" Serangan itu mengenai batang leher sang panglima.

Sesuatu yang mengenaskan pun terjadi, kepala sang panglima Dogo terputus jatuh di atas tanah.

Badan tanpa kepala itu pun ambruk.

Sang penyihir Pigo berteriak dari kejauhan,

"Panglima...!!" Tanpa sadar air matanya menetes.

Dalam benaknya ia berjanji akan menghabisi wanita durjana itu.

Pigo pun berlalu kembali ke markasnya bersama para prajurit monster yang tersisa.

..

Sang wanita super berdiri bertolak pinggang, merasakan kemenangan yang ia dapatkan dengan bersusah payah.

Ia menyadari bahwa kekuatan dahsyat yang ia miliki adalah pemberian dari putri sapphire sewaktu ia menyelamatkan dirinya.

Ia pun bergegas kembali ke rumahnya.

..

Di markas para monster hanya tinggal beberapa monster dan penyihir Pigo sebagai pemimpin menggantikan posisi panglima.

Pigo menceritakan kekalahannya pada sang raja melalui sambungan hologram jarak jauh.

Sang raja amat murka dengan kejadian ini. Ia pun berkesimpulan bahwa wanita super yang ia ceritakan pasti mendapatkan bantuan kekuatan dari seorang dewi.

Sang raja memerintahkan supaya mencari tahu tentang asal mula kekuatan itu.

Pigo pun mengerti apa yang akan harus di lakukannya.

Ia memerintahkan monster bunglon yang bisa berubah wujud menjadi siapa saja untuk memata matai Evelyn.

...

Evelyn tengah sampai di rumah,

Sudah ada putri sapphire yang menyambutnya dengan hidangan lezat yang masih hangat.

"Kau sudah pulang rupanya" sapa sapphire melemparkan senyum menawan dari parasnya yang indah di hiasi rambut pirang bergelombang berkilau pula.

"Maaf Evelyn, aku tak bisa membantu dalam pertarunganmu tadi".

Evelyn hanya terdiam, lalu memandang indah wajah sang putri. Ia tak tahan dengan rasa terima kasihnya atas kekuatan yang telah di berikan padanya.

Ia pun merangkul sang putri dengan erat,

"Terimakasih tuan putri, kau merelakan kekuatanmu untukku"

"Hanya itu yang bisa aku lakukan eve, pungkasnya"

Suasana haru menyelimuti mereka, di akhiri dengan makanan yang lezat.

Putri sapphire butuh waktu lama untuk memulihkan kekuatannya, ia meminta untuk tinggal beberapa saat di rumah Evelyn sampai kekuatannya pulih kembali untuk bisa kembali ke dimensinya.

...

Keesokan harinya, seekor kupu-kupu cantik berwarna warni indah di kedua sayapnya terbang menahan dirinya di depan jendela seolah ingin masuk ke dalam rumah.

Sapphire yang melihat kupu-kupu itu lekas mendekati jendela dan membukanya.

"Cantik sekali."

Ia membiarkan kupu-kupu itu begitu saja, sedangkan ia pergi keluar untuk keperluannya.

Kupu-kupu itu hinggap di atas bunga vas bunga meja ruang tamu.

Menambah keindahan dari bunga itu sendiri.

Evelyn yang baru selesai mandi dan masih berbalutkan handuk putih yang melingkari tubuh molek sintalnya menuju kamarnya.

"Ting nong" (bel berbunyi)

"Ting nong, ting nong, ting nong."

"Aaaahhh,, Rino kau memang tak sabaran" itu adalah teman kencannya Evelyn.

Evelyn kembali mengenakan handuknya,

Bergegas menuju ke ruang tengah.

Benar saja yang datang adalah kekasih tercintanya.

"Kejutan.." pria tampan berambut lurus rapi model belah tengah, ia menggenggam bunga mawar dan memeluk erat tubuh Evelyn, Evelyn membalas pelukannya dengan erat pula.

Rino adalah tempat segala curahan isi hatinya, tempat ia bermanja di kala ia lelah dengan perannya sebagai pahlawan.

Meskipun pada kenyataannya Rino tak tahu bahwa kekasihnya adalah pahlawan super.

Pelukan Evelyn terasa kuat sekali, menimbulkan berbagai anggapan dalam benak Rino.

Ia menebak nebak dalam hatinya, apa yang terjadi dengan kekasihnya.

Apa sedang ada masalah, atau ada hal lain yang ia malu untuk menyampaikannya. Rino segera berusaha untuk memahami apa yang di inginkan oleh Evelyn.

Biarkan Evelyn memulai apa yang di inginkannya.

Mereka tak beranjak dari depan pintu, sampai akhirnya Rino memangkunya dan meletakkan Evelyn di atas sofa.

Rino duduk di sampingnya,

Perlahan Evelyn mendekati Rino dan duduk di atas pangkuannya.

"Ahhh .. anak ini" Evelyn mulai nakal dengan mencium leher putih kekasihnya.

Paha Evelyn terasa hangat di dekapannya.

Rino segera menyosor lehernya, dengan sengaja Evelyn menenggakkan lehernya agar Rino lebih leluasa merangsang birahinya.

Evelyn merem melek menikmati rangsangan di lehernya.

Rino juga menyingkap kan handuk yang menutupi tubuh bagian bawah Evelyn,

Ia meraba raba paha Evelyn bagian dalam dan luarnya, berlanjut pada bokongnya. Ia remas remas bokong sintal padat berisi itu.

Ia pun menggesek gesekkan jarinya di antara belahan bokong sampai lubang anusnya. Ia mengelitik litik lubang itu dengan jemarinya , nampak kembang kempis permukaan lubang anus Evelyn menahan geli yang mendera.

Rino segera membuka balutan handuk yang melilit tubuh Evelyn,

Tampaklah keindahan seluruh kemolekan tubuh Evelyn yang sudah tak memakai pakaian dalam lagi.

Evelyn dalam posisi jongkok badannya bersandar pada sofa seperti posisi wanita hendak pipis sambil jongkok.

Nampak jelas dengan posisi seperti itu belahan bibir vagina Evelyn yang menganga karena ia membuka pahanya lebar-lebar.

Rino duduk di bawahnya persis di hadapan lubang kenikmatan Evelyn dengan penuh nafsu menjilati bibir v*g*n* Evelyn yang menganga nampak pink kecoklatan itu.

Ujung lidahnya bergerak bergoyang bebas di dalam yang sudah terasa hangat di lidah dan mulai membecek, air liur dan cairan hangat yang sedikit asin beraroma khas bercampur aduk.

Sesekali ujung lidahnya menyentuh bagian kacang semata wayang bahkan mengemut kacang kenikmatan tersebut yang membuat Evelyn sedikit menahan nafasnya merasakan kenikmatan tiada tara.

Evelyn sudah mulai berkeringat, kedua gunung kembar yang pentilnya pink kecil basah kuyup.

Rino mempermainkan lubang kenikmatan Evelyn yang sudah sangat becek dengan jemarinya, sedang mulutnya tengah asyik menghisap puting susu Evelyn sesekali membuat cupangan di bagian samping buah dada Evelyn yang kini sangat kenyal dan membesar.

"Ummhh...eummmhh.."

Mata Evelyn merem melek menikmati rangsangan yang mendera.

Rino mempercepat kocokan jemarinya di lubang kenikmatan Evelyn sembari menghisap puting susu kiri.

Evelyn nampak tak tahan menahan kenikmatan. Find authorized novels in Webnovel, faster updates, better experience, Please click <a href="https://www.webnovel.com/book/evelyn-sang-penakluk-kejahatan_20666989305542805/kekuatan-tak-terduga_55477666119212495">www.webnovel.com/book/evelyn-sang-penakluk-kejahatan_20666989305542805/kekuatan-tak-terduga_55477666119212495</a> for visiting.

Hingga ia melenguh,

" Uuhhmmm...ahhhhh"

Terasa hangat di tangan Rino cairan yang memancar dari lubang kenikmatan Evelyn sembari Rino mengocoknya dengan cepat.

Tampa mereka sadari kupu-kupu yang ada di vas bunga melihat dan menstranfer kejadian itu ke markas para monster.

Kupu-kupu itu adalah jelmaan dari monster bunglon yang sedang menyamar untuk memata matai mereka.

Evelyn secara tak sengaja menoleh ke arah pintu yang lupa mereka tutup, ternyata ada putri sapphire yang tengah berdiri memperhatikan mereka.

Ia pun segera terperanjat dan menyudahi aksinya. Evelyn segera ke kamar, sedangkan Rino dengan wajah malu dan canggung meminta izin pulang kepada sapphire.

Sapphire pun mereka canggung dengan suasana yang terjadi.

Ia segera ke kamarnya dan mengunci pintu.


next chapter
Load failed, please RETRY

Weekly Power Status

Rank -- Power Ranking
Stone -- Power Stone

Batch unlock chapters

Table of Contents

Display Options

Background

Font

Size

Chapter comments

Write a review Reading Status: C4
Fail to post. Please try again
  • Writing Quality
  • Stability of Updates
  • Story Development
  • Character Design
  • World Background

The total score 0.0

Review posted successfully! Read more reviews

Cost Coin to skip ad

You can get it from the following sources

  1. 1. Daily check-in
  2. 2. Invite friends invite now >
  3. 3. Vote for new stories Vote >
learn more >
Vote with Power Stone
Rank NO.-- Power Ranking
Stone -- Power Stone
Report inappropriate content
error Tip

Report abuse

Paragraph comments

login