Forum Download app Gifts
86.95% LYTLM (S1) : When Our Love Began / Chapter 20: Chapter 20

Chapter 20 - LYTLM (S1) : When Our Love Began - Chapter 20 by alinamoey full book limited free

Chapter 20: Chapter 20

"Apa kalian akan ikut aku ke bar malam ini?" tanya Ji Li saat mereka keluar dari ruang kelas.

"Bar? Untuk apa? Bukannya kau kau dilarang orangtuamu ke sana." tanya Zhuocheng heran.

"Um...itu karena Yizhuo ge memintaku mengajak kalian ke sana. Dia bilang ada acara ulang tahun salah satu senior malam ini di sana. Dan untuk orangtuaku, mereka tak akan ada di rumah selama beberapa hari ke depan. Mereka bilang ada urusan mendadak di Thailand." jawab Ji Li menjelaskan.

"Tak biasanya. Tapi sepertinya itu akan seru. Apa akan ada banyak orang di sana?" tanya Xiaozhan setelah berpikir sambil mengelus-elus hidungnya.

"Tentu saja. Yizhuo ge bilang senior itu mengundang beberapa kelas. Ku pikir itu akan sangat ramai." ucapnya excited.

"Yubin, apa kau akan datang ke sana?" tanya Xiaozhan.

"Shi. Jiejieku ada di sana juga." jawab Yubin.

"Wah wah. Jika begitu aku juga akan ke sana. Kau juga ikut kan, Zhuocheng?" tanya Xiaozhan pada Zhuocheng.

"Zhan..." Zhuocheng menatap Xiaozhan tak percaya. Ia ingat jika Xiaozhan tak kan bisa minum apa-apa di sana dan terlebih lagi akan banyak orang di sana.

"Ayolah tak apa." Xiaozhan menatap Zhuocheng dengan tatapan memohon seakan menjelaskan jika ia akan baik-baik saja.

Zhuocheng menghembuskan napasnya kasar.

"Hao ma." jawabnya.

"Hao ma. Kami akan di sana juga. Sampai bertemu di sana jika begitu." ucap Xiaozhan lalu pergi bersama Zhuocheng karena Jiejienya telah menunggu mereka.

"Hao ma, Zhan xiong." ucap Ji Li melambaikan tangan padanya.

"Yubin, aku duluan." ucap Ji Li melihat gegenya ada di sana.

"Shi." Yubin mengangguk dan pergi menemui Jiejienya juga.

.

.

. Find authorized novels in Webnovel, faster updates, better experience, Please click <a href="https://www.webnovel.com/book/lytlm-(s1)-when-our-love-began_20558616806667105/chapter-20_55331603945155385">www.webnovel.com/book/lytlm-(s1)-when-our-love-began_20558616806667105/chapter-20_55331603945155385</a> for visiting.

.

Seperti janji Xiaozhan tadi, ia datang ke bar yang dikatakan Ji Li bersama Zhuocheng. Sebenarnya sudah cukup ada masalah dengan Zhuocheng tadi sebelum berangkat.

Zhuocheng masih kekeh agar Xiaozhan tak datang, tapi Xiaozhan tetap pada pendiriannya, toh ia memang jarang ke sana. Tapi setelah membujuk baba dan mama akhirnya ia diijinkan dengan syarat harus kenyang dulu sebelum berangkat dan harus ada Zhuocheng di sana, jangan jauh-jauh dari Zhuocheng. Karena Xiaozhan menyetujuinya, akhirnya mereka jadi pergi.

Xiaozhan memakai setelan pakaian cukup tebal, karena malam ini udara cukup dingin. Ia memakai sweater dengan cardigan, celana jins cukup ketat dan sepatu sport.

Xiaozhan dan Zhuocheng sampai di depan bar, menengok ke kanan dan kiri akhirnya menemukan Ji Li yang menunggu mereka di sana.

"Wow, Zhan xiong. Kau kelihatan cukup menarik. Sepertinya kau akan mendapat pacar malam ini." goda Ji Li.

"Kita lihat saja nanti." ucap Xiaozhan mendahului mereka masuk ke bar. Zhuocheng segera menyusulnya.

"Hey hey. Aku menunggu kalian di sini tapi kalian malah meninggalkanku." ucap Ji Li sedikit kesal pada mereka, namun ia segera menyusul masuk.

Saat Xiaozhan masuk ke sana, aroma alkohol menyeruak di hidungnya. Tentu karena ini bar dan suara dentuman musik yang keras menyapa indra pendengarannya. Ia mengamati tempat itu dan benar ini ramai sekali. Tapi sepertinya tak ada orang lain di sini. Yang ia lihat banyak senior yang duduk bergerombol dan bercanda di sana. Dan juga ada junior yang tak kalah hebohnya di sebelah mereka.

"Zhan xiong, nikmati saja. Tak ada orang asing di sini. Senior itu sudah memesan seluruh tempat untuk malam ini." ucap Ji Li sambil menunjuk salah satu senior yang cukup tampan di sana sedang bercanda dengan teman-temannya.

Ternyata benar yang ia pikirkan, pantas saja ia merasa semua orang di sini, satu sekolah dengannya.

"Zhan xiong, ayo kita duduk di sana. Zhuocheng kau juga." tunjuk Ji Li pada salah satu meja yang terdapat Yubin, Yuchen dan beberapa teman sekelasnya.

Mereka bertiga beranjak ke sana.

"Wah. Kau sudah di sini saja, Bin." ucap Xiaozhan saat tiba di sana.

"Shi. Jiejie yang memintanya." ucap Yubin.

"Ah, Chen. Kenapa kau tak semeja dengan pada senior itu? Bukannya kau dekat dengan mereka?" tanya Xiaozhan.

"Aku tidak tertarik ada di sana." ucapnya acuh tak acuh.

"Hm.." Xiaozhan hanya bergumam menanggapinya.


next chapter
Load failed, please RETRY

Batch unlock chapters

Table of Contents

Display Options

Background

Font

Size

Chapter comments

Write a review Reading Status: C20
Fail to post. Please try again
  • Writing Quality
  • Stability of Updates
  • Story Development
  • Character Design
  • World Background

The total score 0.0

Review posted successfully! Read more reviews

Cost Coin to skip ad

You can get it from the following sources

  1. 1. Daily check-in
  2. 2. Invite friends invite now >
  3. 3. Vote for new stories Vote >
learn more >
Report inappropriate content
error Tip

Report abuse

Paragraph comments

login