Forum Download app Gifts
0.94% MIKA & DONI / Baca Ini Dulu

Read MIKA & DONI online

MIKA & DONI original

MIKA & DONI

Author: Qiy_van_Wilery

© Webnovel

Baca Ini Dulu

BUKU HARIAN MIKA:

Gak pernah kepikiran untukku, punya pacar baru secepat ini. Motifku buat pacaran paling juga buat having fun, trus biar ada yang antar jemput sekolah, hehe.. Eh tapi kalo sama Rio beda ya. Cinta mampus sama dia. Saking cintanya sampe mau dibego-begoin.

Aku -Mikaila- menaruh hati pada kakak kelasku Boy Andromeda. Menurutku dia lucu, humble, menyenangkan, perhatian. Tapi sayangnya, dia buaya darat cap celana dalam. Jadi dengannya, aku belum memutuskan hubungan yang seperti apa yang akan kami jalani.

Sampai suatu hari, aku dapat gosipan bahwa Boy, gebetanku, dia mendadak jadian dengan orang lain. Gak patah hati sih, tapi sedih aja. Kan karena Boy, aku bisa melupakan Rio perlahan.

Kata Erika sepupuku, sebaiknya aku stalking dia lewat sohibnya aja. Jaman itu belum gencar sosmed seperti sekarang ya. Adapun saat itu masih pake SMS dan telpon tiga detikan biar gratis.

Doni Abrar. Nomornya nangkring di phone book ponselku dan menjadi sasaran stalkingku atas Boy. Eh Mas Doni yang mana sih orangnya? Erika udah berbusa menceritakan ciri-cirinya, akunya mentah aja. Gak paham dia siapa.

Kurang dari sebulan sejak komunikasi intens ku dengan Mas Doni, pas banget di momen lebaran Idul Fitri, dia datang ke rumah dan nembak aku.

Ha! Gimana, gimana?

Aku kan naksirnya sama si Boy, temen dia. Kenapa malah Mas Doni yang nembak. Kita aja baru kenal malah. Duh, kenapa jadi kejebak cinta segitiga ala telenovela sih.

Tapi, ya udah lah. Demi bisa dekat lagi sama si Boy, aku terima pinangan Mas Doni. Kita pacaran dong.. tapi penjajakan dulu.. kenalan dulu.. pendekatan dulu. Sistem pacarannya kebalik yak. Haha! Gokil.

Boy sama Mas Doni (euh, better siapa duluan ya yang aku sebut namanya -ya udah sesuai abjad aja hahaa). Kedua insan bertubuh tinggi besar ini adalah pioner dari genk yang paling ditakuti di sekolah. Genk yang suka bikin onar, cari ribut, anti kemapanan, langganan masuk BP, suka kelai, ya.. genk perusuh semacam itulah. Dekat dengan mereka, bukan bagian dari mimpiku. Tapi nyatanya mereka semua baik dan care kok. Aku malah merasa seperti punya bodyguard saat nongkrong dengan mereka. Yah, meski imbasnya, aku sedikit dijauhi oleh teman seangkatanku sih.

Bukan tanpa alasan juga, berapa coba temanku yang mereka hajar. Alasannya sepele saja kadang. Duh pokoknya kuping dan mata mereka gampang panasan kalo liat sesuatu yang gak sesuai dengan hati. Aku sampe capek ribut sama Mas Doni gara-gara kelakuan teman satu genk-nya itu. Find authorized novels in Webnovel, faster updates, better experience, Please click <a href="https://www.webnovel.com/book/mika-doni_17857149106390705/baca-ini-dulu_49362192646069089">www.webnovel.com/book/mika-doni_17857149106390705/baca-ini-dulu_49362192646069089</a> for visiting.

Oiya, Mas Doni. Detil tentang dia ya? Dia tinggi, besar, manly, strong, jiwa laki-laki banget. Aku yang 170 cm bersanding dengannya yang 180 cm. Kata teman-teman sih, couple goals. Dia ganteng, aku cantik. Dia gagah, aku sexi. Dia kelihatannya aja garang tapi jujur dia lembut banget sikapnya. Berbanding terbalik dengan aku yang power puff girl karena aku seorang paskibra ya.

Pacaran dengan Mas Doni tuh banyak makan ati. Bukan soal beban image genk-nya itu saja. Tapi, deretan mantan dan cewek-cewek penggoda yang berbaris rapi melambai-lambai siap memanjakannya. Meskipun aku pacaran dengan dia tanpa didasari rasa suka, hoi, dia pacarku! Tetep aja, kalian gak bisa sembarangan deket-deket dia. Aku tonjok, mau?!

Setelah melewati masa SMA yang menyenangkan, kami berdua dihadapkan pada realita LDR. Beraatt.. tapi dengan Mas Doni yang selalu memprioritaskan aku, jarak jauh bukan masalah berarti tentu saja.

Kami melanjutkan kuliah di kota berbeda. Sejak jauh darinya, aku merasa hari-hariku kosong. Meski aku masih satu kota dengan Boy, tapi dia sudah tak berarti lagi bagiku. Aku beneran sayang sama Mas Doni, begitupun sebaliknya. Jadi meski aku lebih intens bertemu dan bersama dengan Boy, itu tak melibatkan perasaan apapun ya.

Hm.. gejolak masa muda kian tumbuh antara aku dan Mas Doni. Dia sering datang menemuiku dan jika aku kurang puas jalan dengannya, kami pun menginap bareng di rumah Boy. Keseringan menginap bareng, aku sudah gak canggung saat aku diajak menginap di kosnya. Beloomm.. beloom ngapa-ngapain. Dia itu mentalnya kuat. Aku tidur sama dia cuma pake tanktop sama boxer, dianya bodo amat. Ya ngorok kenceng gak peduli.

Sampai suatu ketika, ini memasuki tahun ketiga ya hubunganku sama Mas Doni. Lagi-lagi ribut sepele gara-gara masalah cewek. Dosennya Mas Doni, kegep godain di depan mataku. Siapa coba yang gak sebel. Dulu aja Mas Doni kalo cemburu, temenku langsung dihajar. Eh sekarang giliran aku, dia malah minta supaya aku sabar. Rese ya kan!

Akhirnya, gara-gara aku ngambek, Mas Doni udah kehabisan cara mungkin ya maka terjadilah 'a night to remember' itu. Rasanya, hmm.. perih dan sakit tapi kita enjoy. Hehe.. Pengalaman pertamaku, begitu juga dengan Mas Doni.

Udah.. skip.. keterusan.. skip.. ketagihan.. skip.. gak bisa berhenti.. skip.. mupeng.. skip.. sange.. skip.. high.. pokoknya Mas Doni berubah bukan cuma jadi pacar tapi juga my sexual partner. Ya dong, mending sama pacar sendiri. Eh mending jangan ditiru deh!

Literally, aku hamil. Ini udah ketebak sih, Mas Doni yang feeling duluan. Segitunya dia perhatian sama aku malah akunya cuek sama diri sendiri.

Setelah dia tahu, dia gak kabur. My gentleman itu kekeuh niat banget mau nikahin aku. Whatever happens, entah resiko diusir, entah dimaki, entah bagaimana, pokoknya dia bucin gak karuan, gak mau lepasin aku.

Jujur aja, aku gak siap. Sama sekali aku gak mau nerusin kehamilanku. Pikiranku cuma pingin kuliah, terus belajar, berkarir, dan gak ada kepikiran buat berkeluarga apalagi usiaku masih muda banget.

Kebalik lagi ya kan. Biasanya yang minta tanggung jawab itu si cewek, ini malah yang cowok yang maksa-maksa ngebet nikah. Itu yang bikin aku makin cinta, makin sayang, makin klepek-klepek sama Mas Doni.

Eh sampe lupa. Ulang tahun kita sama loh. Ya tanggal, ya bulan.. plek.. sama.. Beda di tahun lahir aja, selisih setaun persis. Jadinya saben tahun kita rayakan bareng. Hemat haha... Nah kata ramalan jodiak, khusus jodiak kami ya -Virgo. Karakter cewek sama cowok di jodiak kami tuh bakalan ke swab. Pantesaaann, kok yang 'lebih punya hati' itu Mas Doni ya. Aku malah cenderung cuek dan masa bodo.

Lanjut! Aku kan hamil anak Mas Doni. Ini reaksi Boy waktu tahu kabar, buhhh.. marah besar.. ampun. Mas Doni dimaki habis sama dia. Gak salah juga, Boy ternyata masih nyisain harapan agar bisa deket lagi sama aku. Jadi dia kayak bener-bener remuk gitu hatinya. Udah pupus total angannya karena otomatis aku nikah sama Mas Doni dong.

Nikah? Aku kan gak mau. Sama kehamilanku aja aku gak anggep. Boro-boro nikah sama dia. Jauhh ah.. jangan dulu..

Jadi, terus, aku sama Mas Doni gimana nih?


next chapter
Load failed, please RETRY

Privileged

More Privileged Chapters

Download the app and become a privileged reader today! Come take a sneak peek at our author's stockpiled chapters!

Download

Gifts

Gift -- Gift Received

Batch unlock chapters

Table of Contents

Display Options

Background

Font

Size

Chapter comments

Write a review Reading Status: C0
Fail to post. Please try again
  • Writing Quality
  • Stability of Updates
  • Story Development
  • Character Design
  • World Background

The total score 0.0

Review posted successfully! Read more reviews
Send Gifts
Gifted
Thank you for your generous gift.

Cost Coin to skip ad

You can get it from the following sources

  1. 1. Daily check-in
  2. 2. Invite friends invite now >
  3. 3. Vote for new stories Vote >
learn more >
Vote with Power Stone
Rank NO.-- Power Ranking
Stone -- Power Stone
Report inappropriate content
error Tip

Report abuse

Paragraph comments

login
Report inappropriate content
error Tip

This's an experimental test for reading assistance in case.

We highly recommend you to enjoy the beauty of the original words.