Forum Download app Gifts
100% Sword's&Magis: The Beginning / Chapter 6: Chapter 6: Ujian

Read Sword's&Magis: The Beginning - Chapter 6 online

Chapter 6: Chapter 6: Ujian

Ditengah jalan Arthur mendengar seseorang yang memanggilnya,dan ternyata itu adalah Shiela yang secara kebetulan juga mempunyai tujuan yang sama dengan Arthur,yaitu alun-alun kota. Find authorized novels in Webnovel, faster updates, better experience, Please click <a href="https://www.webnovel.com/book/sword&apos;s-magis-the-beginning_17599494906831405/chapter-6-ujian_47378003386225528">www.webnovel.com/book/sword&apos;s-magis-the-beginning_17599494906831405/chapter-6-ujian_47378003386225528</a> for visiting.

Dan akhirnya mereka pun berjalan bersama menuju ke Alun-alun kota, disepanjang jalan situasinya sangat canggung karena Arthur tidak pernah berpengalaman dengan seorang gadis. Walaupun dia pernah memiliki sahabat seorang gadis yaitu Carla tetapi dia adalah teman kecilnya,tidak seperti Carla yang baru beberapa Minggu ini ia kenal.

"Ehm Sheila,kenapa hari ini kamu mau ke alun-alun kota??" Tanya Arthur untuk meredakan suasana canggung.

"Sebenarnya hari ini aku libur,dan aku dengar di alun-alun kota ada karavan yang datang dari luar kota." jawab Sheila.

"Ohh,jadi kamu mau pergi berbelanja??" Tanya Arthur lagi.

"Iya benar, lalu tujuan Arthur ke alun-alun kota apa??" Sheila.

"Hmm, sebenarnya aku disuruh Kakek Mark untuk mengambil libur hari ini.Dan saat dirumah aku sangat bosan,lalu kakek menyuruh ku untuk berkeliling kota ini,jadi intinya aku cuman mau berkeliling saja." jawab Arthur.

"Hmm, bagaimana kalau kita pergi berkeliling kota ini bersama??" Tanya Sheila sambil tersenyum lebar.

"Ehh, tidak perlu repot-repot Sheila,nanti aku hanya akan mengganggu mu berbelanja." Arthur menolak karena sungkan.

"haiihh,tidak apa-apa!!" Jawab Sheila senang sambil menarik tangan Arthur.

"Ehh" Arthur.

Mereka berdua pun berkeliling kota,mereka mengunjungi alun-alun kota lalu berpindah ke tempat lain dan yang terakhir mereka mengunjungi benteng kota.

"Ehm Sheila, apa tidak apa-apa kita kesini??" Tanya Arthur khawatir.

"Iya tenang saja,tidak akan ada masalah kok kalau kita kesini." jawab Sheila menenangkan.

"Tapi bukannya ini adalah salah satu fasilitas militer kota ini?? Apa baik-baik saja orang asing sepertiku ada disini?" Tanya Arthur lagi.

"Iyaa, tidak apa-apa kok dan juga kan kamu juga sudah memiliki Kartu petualang." Jawab Sheila.

"uhm,iyaa" jawab Arthur.

Mereka berdua pun menikmati pemandangan dalam kota dan luar kota dari atas benteng kota, terlihat di luar kota tepatnya pada bagian Utara diluar kota terdapat pemandangan Padang rumput yang sangat amat luas.

Tetapi sayangnya,hari sangat cepat berlalu kini sudah mulai gelap,akhirnya mereka berdua pun kembali untuk pulang.

besok hari berjalan seperti biasa,Arthur mengambil misi petualang dan Sheila bekerja di guild petualang,namun ada yang sedikit berbeda,yaitu kakek Mark yang ikut menjalankan misi bersama dengan Arthur. Saat akan menjalankan misi bersama,Arthur sedikit khawatir tentang kakek Mark yang sudah berumur.

Namun,saat sedang menjalankan misinya Arthur kaget dengan keterampilan Kakek Mark yang sangatlah ahli. Arthur pikir saat ia dilatih oleh Kakek Mark itu hanyalah kekhawatiran kakek Mark saja,ternyata memang pelatihannya itu bukanlah omong kosong.

Hari berjalan sangat cepat,tak terasa Arthur sudah menjalani kehidupan di kota tersebut selama 2 tahun,kini Arthur sudah berumur 17 tahun dan Telah menjadi petualang berperingkat B yang akan menjalani ujian kenaikan peringkat A.

*Dirumah*

"Haah,tidak terasa ya Kakek Mark,aku sudah bersamamu selama 2 tahun." ucap Arthur.

"Hmm,benar juga nak sekarang kamu umur berapa?," tanya Kakek Mark.

"sudah 17 tahun kek." jawab Arthur.

"ohh,bukankah itu umur yang pas untuk menikah??" canda Kakek Mark kepada Arthur.

"Ehh,mana mungkin aku mau." jawab Arthur

"Hmm,sepertinya nona Sheila harus. menunggu lebih lama lagi untuk menikah dengan mu." gumaman Kakek Mark.

"Hah!! apa maksud kakek??" wajah Arthur tersipu.

"Hahaha aku hanya bercanda nak,oh ya bagaimana hubungan mu dengan nona Sheila?? bukankah setiap 2 minggu sekali kalian berkencan??" tanya Kakek Mark.

"Bukankah sudah kubilang itu bukan kencan!!" jawab Arthur.

"Ohh lalu?? apa??" Tanya Kakek Mark sekali lagi sambil tersenyum lebar.

"itu hanya berjalan-jalan bersama saja" Arthur menjawab sambil tersipu malu.

"Hahaha,baiklah nak baiklah. Ngomong-ngomong bagaimana persiapan mu besok untuk ujian kenaikan kelas??" Tanya Kakek Mark serius.

"Ujiannya akan diadakan di hutan didekat dungeon 'Depth of palm' menurut informasi yang diberikan Sheila disana sering muncul goblin atau ogre dan kadang ditemukan desa goblin atau ogre disana, untungnya mereka lemah dengan api, oleh karena itu beberapa hari ini aku telah memperkuat sihir api ku." Jawab Arthur.

"Ohh itu bagus,namun jangan lupa tentang keberadaan monster unik jangan lupa tingkatkan semua kemampuan mu dan juga asah terus seni beladiri mu yang kau ceritakan 2 tahun lalu saat kau bertemu monster unik di dungeon." nasehat Kakek Mark.

"siap Kakek!! Sekarang aku mau bersiap-siap untuk ujian kenaikan peringkat ku." jawab Arthur.

"Baiklah, semangatlah nak dan janganlah terlalu berlebihan jangan lupa istirahat." kakek Mark.

Arthur pun pergi untuk mempersiapkan segala sesuatu yang penting untuk ujiannya,dia pun mulai memperbaiki armornya dan mengasah pedangnya.Takhanya itu ia juga bersemedi untuk meningkatkan mana-nya,serta selalu berlatih untuk mengontrol sihirnya.

Beberapa hari kemudian, Arthur dipanggil ke guild petualang untuk masalah ujian kenaikan peringkatnya dan sesampainya ia disana ternyata tidak hanya dia yang mengikuti ujian tersebut,ada lima orang lain yang ada disitu serta Daryu yang akan menjelaskan sesuatu.

"Akhir-akhir ini terdapat penyerangan ogre ke desa-desa terdekat,mereka menculik wanita-wanita yang ada di desa tersebut." Daryu menjelaskan.

"Lalu,apa hubungannya dengan kita yang dipanggil ke sini??" Tanya Hiden salah satu peserta ujian kenaikan tingkat.

"Ini berhubungan dengan ujian kenaikan tingkat kalian,kalian harus menyelamatkan semua penduduk desa yang diculik oleh ogre tanpa korban jiwa sedikitpun. Tentu saja kalian ber-enam harus bekerja sama dan menyusun strategi sendiri." Jawab Daryu.

"Hah?? hanya kita ber-enam??bukankah ini terlalu beresiko??" Tanya Erlina salah satu peserta ujian kenaikan tingkat.

"kalau diantara kalian merasa keberatan tak apa untuk meninggalkan ujian ini,karena ini memang dari awal ini adalah misi untuk petualang peringkat A keatas." jawab Daryu.

"Jika ini adalah misi untuk petualang berperingkat A keatas,kenapa misi ini diberikan untuk kami??" Tanya Arthur.

"Sebenarnya setengah petualang peringkat A keatas sedang menginvestigasi Hutan kematian karena kabarnya disana ada markas para iblis, dan setengahnya lagi sedang menginvestigasi keanehan yang kau temukan 2 tahun lalu di dungeon 'Depth of palm',jadi mau tidak mau guild harus mengirimkan kalian semua yang berpotensi untuk menjalankan misi ini,oleh karena itu kalian boleh menolak misi ini dan boleh menerimanya namun,jika kalian menolak nya kalian akan tetap berada di peringkat B sampai setengah tahun kedepan,kalian boleh memikirkan ini bersama terlebih dahulu." Daryu.

Mereka berenam pun membincangkan ini bersama apakah mereka akan menjalankan misi atau tidak,ada sebagian yang tidak yakin dan ada sebagian yang sangat percaya diri untuk menjalankan misi ini.

ditengah-tengah perbincangan tiba-tiba Daryu menyela."oh iya aku lupa bilang kalau tentu saja aku akan ikut bersama kalian untuk pergi kesana, namun hanya sebagai pengawas."

setelah selaan Daryu mereka pun kembali untuk mendiskusikan hal ini,dan setelah beberapa saat kemudian mereka memutuskan untuk pergi menjalankan misi ini.

setelah memutuskan untuk pergi,mereka pun kembali ke tempat tinggal mereka untuk mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk besok hari.

Arthur kembali kerumah dan menjelaskan tentang ujiannya besok kepada Kakek Mark,dan Kakek Mark pun memperbolehkannya dan bahkan memberikannya semangat untuk besok.


next chapter
Load failed, please RETRY

New chapter is coming soon Write a review

Privileged

More Privileged Chapters

Download the app and become a privileged reader today! Come take a sneak peek at our author's stockpiled chapters!

Download

Weekly Power Status

Rank -- Power Ranking
Stone -- Power Stone

Batch unlock chapters

Table of Contents

Display Options

Background

Font

Size

Chapter comments

Write a review Reading Status: C6
Fail to post. Please try again
  • Writing Quality
  • Stability of Updates
  • Story Development
  • Character Design
  • World Background

The total score 0.0

Review posted successfully! Read more reviews
Send Gifts
Gifted
Thank you for your generous gift.

Cost Coin to skip ad

You can get it from the following sources

  1. 1. Daily check-in
  2. 2. Invite friends invite now >
  3. 3. Vote for new stories Vote >
learn more >
Vote with Power Stone
Rank NO.-- Power Ranking
Stone -- Power Stone
Report inappropriate content
error Tip

Report abuse

Paragraph comments

login
Report inappropriate content
error Tip

This's an experimental test for reading assistance in case.

We highly recommend you to enjoy the beauty of the original words.