Download App

Chapter 74: Celah Itu ...

"Kau lebih baik tidur," kata Faye.

"Aku yang harus mengatakan itu, sayang," kata Denis lembut, "kau malu-malu dengan aku sampai memakai alasan ingin menonton drama segala."

Pipi Faye merona, "Siapa yang malu-malu dengan mu. Dasar pria narsis!"

"Itu fakta, sayang~" kata Denis jahil. Keinginan untuk menggoda semakin besar saat memperhatikan pipi Faye yang merona merah gelap malu-malu.

Faye tidak mau menyerah. Ia tidak mau dia menggodanya lebih dari ini karena memang benar apa yang dikatakan dia, "Kau itu pria narsis. Titik."

"Aw ... kau mematahkan hati ini, sayang," kata Denis sambil memegang hatinya, berakting jika ia benar 'terluka'.

Entah kenapa, Faye merasa pernah berada di situasi ini sebelumnya.

'Sudahlah ...'

Faye melanjutkan mengecek, dan ia menemukan sesuatu yang menarik perhatian matanya. Ia mengambilnya, lalu menunjukannya ke Denis, "Mau menonton ini?"

Denis membacanya, "Kau suka film misteri, Fay?"


Load failed, please RETRY

Gifts

Gift -- Gift received

    Weekly Power Status

    Rank -- Power Ranking
    Stone -- Power stone

    Batch unlock chapters

    Table of Contents

    Display Options

    Background

    Font

    Size

    Chapter comments

    Write a review Reading Status: C74
    Fail to post. Please try again
    • Writing Quality
    • Stability of Updates
    • Story Development
    • Character Design
    • World Background

    The total score 0.0

    Review posted successfully! Read more reviews
    Vote with Power Stone
    Rank NO.-- Power Ranking
    Stone -- Power Stone
    Report inappropriate content
    error Tip

    Report abuse

    Paragraph comments

    Login