Download App

Chapter 196: 12. Percakapan Dalam

Mata Nevan mengedar, melihat semua yang ada di dalam kamar tamu yang ia tempati saat ini. 

Setelah diperhatikan, rumah keluarga Adhitama yang saat ini ditempati dengan yang kemarin terbakar tidak jauh berbeda. Yang membedakan hanyalah suasana hangat yang lebih terasa.

Entahlah, Nevan merasa bahwa mungkin saja rumah yang dulu ditinggalkan ini memang lebih menyimpan banyak memori bahagia daripada memori kelam yang biasa ada di rumah yang terbakar itu. 

Nevan memilih untuk menginap. 

Dirinya langsung dapat kepercayaan penuh saat berhasil membuat Gian dan Gino tenang. Mereka berdua seolah sedang merenungi apa yang terajadi dengan mereka saat itu juga. 

Sangat tenang, diam dan tidak ada lagi kegelisahan yang terlihat. 

Itu kenapa Nevan lebih memilih untuk sedikit mengulur waktu demi kesehatan mental kedua anak kembar itu sendiri. 

Sekarang ini Nevan hanya bisa berharap dan berdoa agar Gina masih dapat bertahan lebih lama lagi disana. 


Load failed, please RETRY

Gifts

Gift -- Gift received

    Weekly Power Status

    Rank -- Power Ranking
    Stone -- Power stone

    Batch unlock chapters

    Table of Contents

    Display Options

    Background

    Font

    Size

    Chapter comments

    Write a review Reading Status: C196
    Fail to post. Please try again
    • Writing Quality
    • Stability of Updates
    • Story Development
    • Character Design
    • World Background

    The total score 0.0

    Review posted successfully! Read more reviews
    Vote with Power Stone
    Rank NO.-- Power Ranking
    Stone -- Power Stone
    Report inappropriate content
    error Tip

    Report abuse

    Paragraph comments

    Login