Download App

Chapter 262: Pesan Sebelum Berpisah

Sudah waktu pulang, jam pun menunjukkan pukul setengah 4 sore. Kini, Farel menatap sebuah pintu yang ditempati oleh Zulfa. Ia tidak menjenguk istrinya itu, dan dirinya merasa buruk.

Menghembuslan napas dengan perlahan, setelah itu menjulurkan tangan untuk merai knop pintu dan memutarnya. Sudah terbuka, wajahnya pun dipoles dengan senyuman yang dibuat se-menawan mungkin. "Assalamualaikum.." ucapnya yang memberikan salam.

Di dalam sana ternyata hanya ada istrinya dan juga Dea, ia masih mempertahankan senyuman namun dibuat simpul karena sudah bisa menebak kebenaran kalau Zulfa kemungkinan besar sudah mengetahui mengenai Rani yang lancang mengemasi barang-barangnya.

"Waalaikumsalam." jawab mereka berdua secara bersamaan.


Load failed, please RETRY

Gifts

Gift -- Gift received

    Weekly Power Status

    Rank -- Power Ranking
    Stone -- Power stone

    Batch unlock chapters

    Table of Contents

    Display Options

    Background

    Font

    Size

    Chapter comments

    Write a review Reading Status: C262
    Fail to post. Please try again
    • Writing Quality
    • Stability of Updates
    • Story Development
    • Character Design
    • World Background

    The total score 0.0

    Review posted successfully! Read more reviews
    Vote with Power Stone
    Rank NO.-- Power Ranking
    Stone -- Power Stone
    Report inappropriate content
    error Tip

    Report abuse

    Paragraph comments

    Login