Disaat kedua orang tuanya menjadi buronan Kerajaan Naga Merah, lahirlah seorang anak bernama Hao Li. Di saat Yu Jing Xi berpikir akhir dari cerita mereka sudah dekat, keberuntungan datang kepada anaknya. Memberikan Hao Li kehidupan yang tidak bisa mereka berdua berikan.
Beberapa tahun selang, kehidupan Hao Li hanya sebatas mencari binatang buas sebagai makanan dan bertengkar dengan dua orang yang paling disayangnya. Ketika dia mengira kehidupannya akan sama seperti orang kebanyakan, sebuah kristal berwarna merah gelap dia temukan.
Kristal itulah yang membuatnya menjadi jenius dalam sekejap, memiliki bakat tinggi yang menantang surga. Tapi bagaimana jika Kristal yang di dapatkannya hanyalah salah satu pecahan dari sembilan Kristal? Apa yang akan terjadi jika Hao Li menyatukan mereka semua?
***
Ini ceritanya, perjalanan dan petualangannya...
Saat dia melangkah, jutaan nyawa melayang...
Saat pedang di tangannya dia ayunkan, gunung dan lautan terbelah menjadi dua...
Hembusan napas dan tatapannya bahkan menakuti para dewa...
Dia dikenal sebagai Penakluk Dewa, Maharaja Tertinggi di Empat Benua.
Awalnya dia berniat menyembunyikan rahasianya. Rahasia yang mana hanya dirinya sendiri yang tahu. Sampai hari dimana sekelompok orang berkekuatan aneh menyerang seluruh keluarganya dan membantainya, dia tak memiliki pilihan lain selain mengeluarkan rahasianya sekaligus. Dia memperparah pembantaian malam itu, membakar seluruh tempat tinggalnya adalah apa yang dia lakukan. Saat itu,, amarah menguasai hatinya.
Dia tak bisa selamanya bersembunyi dalam kebohongan, ada kalanya dia harus mengungkapkan jati dirinya yang sebenarnya. Malam itu selalu menjadi malam terburuk baginya, bayangan seluruh keluarganya terbunuh terus menghantuinya, mengikutinya kemanapun dia pergi.
Selalu seperti itu.
Dia lelah, dia ingin mengakhiri hidupnya. Rahasia yang selama ini dia sembunyikan juga tak berguna, baginya, semua itu hanyalah kutukan. Kutukan yang membawa malapetaka pada seluruh keluarganya. Dia benci itu.
Sampai seorang pria tiba-tiba mendatanginya, membeberkan fakta lain yang tak dia ketahui. Tapi yang membuatnya terkejut adalah, pria itu mengetahui rahasianya.
"Api di tangan kananmu dan petir di tangan kirimu. Darah naga tersimpan di dalam nadimu. Akhirnya aku menemukanmu, Pangeran Naga."
Planet Bumi bukan lagi planet yang menampung kedamaian di dalamnya. Semenjak portal dungeon terbuka, ada begitu banyak monster yang menyerang Bumi. Semua orang yang mengahadapi-nya hanya bisa menyalahkan takdir dan berusaha sekuat tenaga untuk menjadi lebih kuat demi melindungi nyawa mereka sendiri.
Namun sayangnya ancaman yang sebenarnya bukanlah monster-monster itu, melainkan sosok suci yang sering dipuja oleh para manusia, para malaikat. Kedatangan Para Malaikat ke Bumi awalnya di anggap sebagai anugerah yang dikira untuk mengusir semua monster yang menjajah Planet Bumi, tapi itu semua hanya spekulasi orang-orang, kenyataannya sangatlah berbeda dengan harapan mereka.
Para Malaikat mengeksploitasi Bumi melebihi para monster. Mereka memanfaatkan semua Dungeon untuk mendapatkan keuntungan, membunuh manusia yang menentang keinginan mereka tanpa ampun.
Zhao Ji Ling, seorang pemburu monster paling kuat di Bumi, terpaksa harus berhadapan dengan Sang Dewa, pemimpin dari para malaikat. Sayangnya, kekuatan Zhao Ji Ling tidak mampu menyaingi kekuatan Sang Dewa, membuatnya terbunuh ketika peperangan di antara keduanya terjadi.
Namun siapa yang akan mengira bahwa dia hidup kembali setelah 1.000 tahun? Saat itu, dia yang tahu Bumi masih dijajah oleh para malaikat, membuatnya berhasrat untuk membantai para malaikat. Terutama setelah dia tahu bahwa Bumi bukan lagi surganya manusia, melainkan neraka bagi mereka yang menentang keinginan para malaikat.
Apakah Zhao Ji Ling mampu menjadi penyelamat umat manusia di era kekacauan 1.000 tahun mendatang?
Baca lanjutannya di GN kak, dari bab 64 kak, di WN udah berhenti
Penakluk Dewa
Eastern · Flirty_Boy