Forum Download app Gifts
60% gadis cantik : putri kerajaan / Chapter 3: Episode 3 ( Ibu )

Episode 3 ( Ibu ) - gadis cantik : putri kerajaan - Chapter 3 by Rachelsharonpiay full book limited free

Chapter 3: Episode 3 ( Ibu )

Putri Xiao menuju ke kamarnya.

Ia membuka pintu kamarnya, dan melihat ke sebuah kaca.

Kaca itu sangat mewah, ya karena Xiao kan adalah seorang Putri, jadi wajarlah ia mendapatkan barang-barang mewah. Find authorized novels in Webnovel, faster updates, better experience, Please click <a href="https://www.webnovel.com/book/gadis-cantik-putri-kerajaan_19625548505779405/episode-3-(-ibu-)_55488250797682626">www.webnovel.com/book/gadis-cantik-putri-kerajaan_19625548505779405/episode-3-(-ibu-)_55488250797682626</a> for visiting.

Putri Xiao memandang wajahnya yang cantik, ia teringat pada ibunya.

Wajah Xiao sama dengan ibunya.

Ibunya telah meninggalkan Xiao ketika ia berumur 5 tahun.

Xiao tidak tahu dimana keberadaan ibunya sekarang, ia sangat rindu pada ibunya.

" Wajah ini sama dengan ibu " kata Xiao.

Tiba-tiba Putri Xiao dengan perlahan-lahan meneteskan air mata.

" Ibu saya merindukan mu " kata Xiao.

" Ah saya tidak boleh menangis, karena jika mereka melihat saya menangis mereka akan merasa aneh " gumam Xiao.

Xiao tidak ingin menangis karena ia kan dikenal sebagai Putri yang pemberani dan kuat. Jika ia menangis orang akan menganggap dia lemah.

" Kenapa saya terlahir sebagai orang yang lemah? Biasanya orang yang terlahir lemah itu karena imun ibunya tidak kuat kan, ada apa dengan ibu? " tanya Putri Xiao.

" Putri Xiao, waktunya bagimu untuk makan malam " kata seorang pelayan.

" Baiklah " jawab Putri Xiao.

Putri Xiao menuju ke ruang makan.

Disitu makanannya sudah tertata dengan rapi, dan makanannya juga sangat mewah.

Sudah ada pelayan yang berdiri di sampinya.

Pelayan itu menarik kursi itu dan mempersilakan Putri Xiao untuk duduk.

" Terimakasih☺ " kata Putri Xiao pada pelayan itu.

" Tidak usah berterima kasih putri, ini memang sudah tugas kami " kata pelayan itu.

" Iya, biarkan saja saya mengatakan nya, lagipula itu adalah kewajiban ku " kata Putri Xiao.

" Wah Putri ini sangat lembut, saya sudah bekerja di beberapa istana dan melayani Putri - Putri di sana, tapi Putri ini berbeda, ia sangat lemah lembut, betapa beruntung nya jika seorang pangeran kawin dengan Putri ini " gumam pelayan itu.


next chapter
Load failed, please RETRY

Batch unlock chapters

Table of Contents

Display Options

Background

Font

Size

Chapter comments

Write a review Reading Status: C3
Fail to post. Please try again
  • Writing Quality
  • Stability of Updates
  • Story Development
  • Character Design
  • World Background

The total score 0.0

Review posted successfully! Read more reviews

Cost Coin to skip ad

You can get it from the following sources

  1. 1. Daily check-in
  2. 2. Invite friends invite now >
  3. 3. Vote for new stories Vote >
learn more >
Report inappropriate content
error Tip

Report abuse

Paragraph comments

login